1.3 PENGERTIAN AKUNTANSI DAN CONTOHNYA
Akuntansi adalah
pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan
membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat
alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah.
Akuntansi
juga diartikan sebagai seni dalam
mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara
luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis".
Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan
suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer,
pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham,
kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini
dikenal dengan istilah pembukuan.
Berikut
ini adalah pengertian akuntansi menurut para ahli :
1. ABP Statement No. 4 dalam Smith Skousen
(1995 : 3)
Mendefinisikan Akuntansi merupakan suatu
aktivitas jasa yang fadalah untuk menyediakan informasi kuantitatif, terutama
yang mempunyai sifat dalam pengambilan keputusan ekonomis dalam
memberikan keputusan pilihan-pilihan yang logis diantara berbagai tindakan
alternatif.
2.
Charles T. Horngren, dan Walter T.Harrison (Horngren Harrison,2007:4)
Menyatakan bahwa: Akuntansi merupakan sistem
informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memproses data menjadi laporan, dan
mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan.
3.
Suparwoto L (1990 : 2)
Menyatakan bahwa akuntansi sebagai suatu system
atau tehnik untuk mengukur dan mengelola transaksi keuangan dan memberikan
hasil pengelolaan tersebut dalam bentuk informasi kepada pihak-pihak intern dan
ekstern perusahaan. Pihak ekstern ini terdiri dari investor, kreditur
pemerintah, serikat buruh dan lain-lain.
b. akuntansi modern
Prinsip inti akuntansi keuangan modern ada pada
sistem pembukuan berpasangan. Sistem
ini meliputi pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait
pada akun lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah
keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi
kesalahan. Cara ini diketahui pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada
pula yang berpendapat bahwa cara ini sudah digunakan sejak zaman Yunani kuno.
Kritik mengatakan bahwa standar praktik
akuntansi tidak banyak berubah sejak dulu. Reformasi akuntansi dalam berbagai
bentuk selalu terjadi pada tiap generasi untuk mempertahankan relevansi
pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi. Walaupun demikian, hal
ini tidak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan
tidak bergantung pada pengaruh ekonomi seperti itu.
Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan
pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan”
(double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada
saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca
dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku
berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge
atau Gough pada tahun 1543.
Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi
akuntansi juga diterbitkan pada tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, di
dalamnya memuat perkataannya, "I am but the renuer and reviver of an
ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected,
published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as
appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint
Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa
prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari
masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang
berpusat di London telah digunakan dalam suatu penyelidikan seorang direktur
South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut.
Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para.
Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell,
Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang
konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki
Chartered Accountant pada abad ke 19.
b. sejarah akuntansi
Akuntansi
sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai
“pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar
(Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui
dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.
Sebuah
buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan pada tahun 1588 oleh John
Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but
the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of
August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle,
Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and
this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." ("Sayalah
pembaharu dan penghidup kembali dari salinan kuno yang dicetak di sini, di
London pada 14 Agustus 1543: dikumpulkan, dipublikasikan, dibuat, dan diangkat
oleh seorang Hugh Oldcastle, Scholemaster, yang mana, muncul pada risalahnya,
yang kemudian mengajarkan Aritmatika, dan buku ini di paroki Saint Ollaves di
Marko Lane.") John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang
dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry)
adalah "after the forme of Venice".
c.
MANFAAT DAN PEMAKAIAN AKUNTANSI
a)
Manfaat Akuntansi
Beberapa
manfaat dari akuntansi bagi dunia bisnis, antara lain sebagai berikut.
1)
Menyediakan informasi ekonomis suatu perusahaan untuk pengambilan
keputusan
investasi dan kredit.
2)
Memberikan gambaran kondisi perusahaan dari suatu periode ke periode
berikutnya.
3)
Memberikan potret yang dapat diandalkan mengenai kemampuan untuk menghasilkan
laba.
4)
Menjadi media komunikasi antar manajemen dengan pengguna informasi.
5)
Merupakan bentuk pertanggungjawaban manajemen kepada stockholder.
b)
Pemakai Akuntansi
Pemakai
(pengguna) informasi akuntansi pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi 2,
yaitu :
1.
Pemakaian internal
2.
Pemakaian eksternal
Pemakaian
internal adalah mereka yang menghasilkan keputusan yang berakibat langsung
kepada operasional perusahaan, misalnya komisaris, direksi, manajemen, dan
karyawan perusahaan.
Pemakaian
eksternal adalah mereka yang menghasilkan keputusan terkait dengan hubungan
mereka dengan perusahaan, misal kreditur, investor, pemasok, pemerintah,
pelanggan, peneliti, dan komunitas terkait.
d.
PERAN AKUNTANSI
Akuntansi
mencakup seluruh aspek bisnis. Sewa ruang kantor yang digunakan untuk
menjalankan roda perusahaan, pembayaran gaji karyawan, penggantian beban
(expense) perjalanan wiraniaga (salesman) adalah bagian dari aktivitas bisnis
yang melibatkan akuntansi.
Ada
empat peran akuntansi dalam setiap bisnis, yaitu pengendalian keuangan, operasi
perusahaan, pelaporan dan perencanaan
.
1.
Pengendalian Keuangan
Salah
satu peran utama dari akuntansi adalah dalam hal pengendalian keuangan.
Pengendalian biaya (cost) adalah salah satu factor utama untuk keberhasilan
usaha. Pengelolaan biaya (overhead) dan biaya produksi akan menentukan
perbedaan antara rugi dan laba.
Perhatikanlah
contoh berikut :
2.
Operasi Perusahaan
Aktivitas
akuntansi adalah sebagian dari operasi perusahaan sehari-hari, seperti
penagihan terhadap pelanggan, pembayaran gaji karyawan, pembayaran tagihan
pemasok, pemeliharaan persediaan, dan masing-masing tugas mempunyai peran dari
proses akuntansi.
Setiap
perusahaan mempunyai pendekatan yang berbeda dari operasional akuntansi.
Perusahaan yang bergerak dibidang konsultasi misalnya, akan berbeda dengan
perusahaan yang bergerak dibidang pabrikasi. Pada perusahaan yang pertama
mungkin hanya dibutuhkan catatan tagihan dan bebean-beban yang dikeluarkan,
sedangkan sebaliknya pada perusahaan kedua ekstensif melibatkan pembayaran
gaji, persediaan, estimasi biaya, piutang dagang dan utang dagang.
3.
Pelaporan
Mereka
yang berbisnis baik dalam bentuk perusahaan maupun perorangan, secara periodic
ingin mengetahui status bisnisnya. Laporan-laporan akuntansi termasuk Neraca
dan Laporan Laba Rugi menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk menilai
kinerja perusahaan. Dengan laporan-laporan yang akurat, kita dapat
mengantisipasi keadaan perusahaan dan dapat mengidentifikasi masalah-masalah
yang dihadapi perusahaan tersebut.
4.
Perencanaan
Akuntansi
mempunyai peran yang sangat penting menggambarkan masa depan perusahaan, yang
sering dicerminkan dalam data akuntansi sehari-hari yang diakumulasikan.
Proses
perencanaan adalah penetapan tujuan dan langkah-langkah pendekatan terintegrasi
yang diambil untuk mencapai tujuan tersebut. Penetapan tujuan yang realistic
adalah salah satu komponen utama dalam proses ini. Jika perusahaan mempunyai
sistem akuntansi yang baik, kita akan
memperoleh
informasi yang dibutuhkan untuk menetapkan tujuan.
memperbolehkan
persediaan tersebut jatuh dibawah 30 hari pasokan. Jika kita berhasil mencapai tujuan
ini, kita akan meningkatkan kemampuan bisnis kita.
Kita
juga harus mendefinisikan cara mencapai tujuan tersebut. Dengan mengacu kembali
data yang disediakan sistem akuntansi, ditemukan bahwa fluktuasi persediaan
disebabkan oleh miskinnya informasi tepat waktu tentang tingkat persediaan
terkini. Untuk mengatasi masalah ini, kita kemudian merencanakan
mengkomputerisasi proses persediaan, sehingga kita hanya memesan item-item yang
betul-betul dibutuhkan.
Jelaslah
bahwa sebuah sistem akuntansi yang baik adalah kebutuhan mendasar untuk
beerhasilnya praktik bisnis.
e. contoh akuntansi dalam perkantoran
dari
contooh di bawah kita dapat melihat sebuah pengendalian keuangan yang masuk
ataupun keluar, dari tabel di bawaah juga dapat trlihat siklus siklus keuangan
yang tentu memudah kan khususnya dalam memberi informasi keuangan.
referensi:
http://akuntansis.blogspot.co.id/2015/11/pengertian-dan-manfaat-akuntansi.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi
http://ssbelajar.blogspot.com/2012/09/penutupan-buku-besar-dan-neraca-saldo.html

0 komentar :
Posting Komentar